sifat mekanik bahan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

1. Identifikasi Mata pelajaran
Satuan pendidikan : SMK N 2 PTS
Kelas : X / 2
Semester : Genap
Mata Pelajaran : FISIKA
2. Standar Kompetensi : Menginterprestasikan sifat mekanik bahan
3. Kompetensi Dasar : 6.1 Menguasai konsep elastisitas bahan
4. Indikator : a. Konsep rapat massa, berat jenis dideskripsikan dan dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis
b. Rumusan matematis dari konsep rapat massa dan berat jenis diaplikasikan dalam perhitungan masalah FISIKA sehari-hari
c. Konsep tegangan dan regangan dideskripsikan dan dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis
d. Definisi elestisitas dideskripsikan dan dirumuskan persamaan matematisnya
5. Tujuan Pembelajaran : setelah pembelajaran peserta didik diharapkan mampu:
a. Mendeskripsikan pengertian rapat massa dengan benar
b. Mendeskripsikan pengertian berat jenis dengan benar
c. Menghitung besar rapat massa jenis dengan benar
d. Menuliskan pengertian elastisitas bahan dengan benar
e. Menuliskan pengertian tegangan dengan benar
f. Menuliskan pengertian regangan dengan benar
g. Menghitung besarnya nilai tegangan bahan dengan benar
h. Menghitung besarnya nilai regangan bahan dengan benar
6. Materi Ajar :
SIFAT MEKANIK BAHAN
A. Massa Jenis dan Berat jenis
1. Massa Jenis
Salah satu sifat penting dari suatu bahan ialah nilai massa jenis atau rrapat massa dari bahan itu. Massa jenis atau rapat massa dapat didefinisikan sebagai massa zat itu per satuan volume. Ditulis dalam bentuk persamaan.

Dengan:
M : massa benda (kg)
V : volume benda (m3)
ρ : massa jenis atau rapat massa (kg/m3)

2. Berat Jenis
Berat jenis didefinisikan sebagai berat zat itu (w) per satuan volume (V). Dinyatakan dalam bentuk persamaan:

Maka

Dengan:
Bj : berat jenis bahan (N/m3)
W : berat bahan (N)
M : massa bahan (kg)
g : percepatan gravitasi bumi (m/s2)
V : Volume benda (m3)
ρ : massa jenis atau rapat massa (kg/m3)

B. Elastisitas Bahan
Banyak zat (benda) yang dapat berubah bentuknya oleh pengaruh gaya, akan tetapi bentuk atau ukuran itu kembali ke bentuk semula setelah gaya yang diadakan padanyan dihilangkan. Benda seperti ini disebut benda yang elastis. Elastisitas adalah sifat benda yang memungkinkan benda kembali pada bentuknya semula setelah gaya-gaya yang bekerja padanya ditiadakan.

C. Kekuatan Bahan
1. Tegangan
Apabila pada suatu benda diberikan dua buah gaya sama besar dan berlawanan arah, maka pada benda timbul suatu keadaan yang disebut tegang, atau benda mengalami tegangan. Jenis tegangan yang dialami benda tergantung pada arah pembebanan gaya yang diberikan. Ada lima jenis tegangan yang dapat terjadi, yaitu:

a. Tegangan tarik

b. Tegangan tekan

c. Tegangan geser

d. Tegangan lengkung

e. Tegangan putir

Dengan:

F = gaya (N)
A = luas penampang (m2)

2. Regangan
Regngan adalah perubahan relatif ukuran atau bentuk benda yang mengalami tegangan. Besarnya regangan didefinisikan sebagai berikut:

Dengan:
e : regangan

7. Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
8. Model dan Metode Pembelajaran
Model : DI
Metode : Ekspositori, Diskusi, Tanya Jawab
9. Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
1) Mengucapkan salam
2) Mengabsen siswa
3) Memeriksa kesiapan siswa serta kesiapan ruang, alat dan media pembelajaran
FASE 1 : MENYAMPAIAKN TUJUAN DAN MEMPERSIAPKAN SISWA
4) Prasyarat pengetahuan:
- Apakah massa jenis dan berat jenis benda?
5) Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan rencana kegiatan.

B. Kegiatan Inti (60 menit)
FASE 2: MENDEMONSTRASIKAN PEGETAHUAN DAN KETERAMPILAN
1) Guru menuliskan judul “MEKANIK BAHAN”
2) Guru meminta siswa untuk mendiskusikan pengertian massa jenis dan berat jenis dengan teman sebangkunya
3) Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan massa jenis dan berat jenis.

4) Guru meminta siswa menyebutkan massa jenis dan berat jenis serta besaran-besaran fisika yang digunakan.
5) Siswa memformulasikan massa jenis dan berat jenis dengan bantuan bahan ajar
6) Guru memberikan informasi yang benar menegenai besaran-besaran yang digunakan serta memformulasikan massa jenis dan berat jenis kedalam persamaan matematis.
7) Guru memberikan contoh soal untuk menghitung massa jenis dan berat jenis benda.
Contoh soal 1:
Kubus aluminium pejal panjang rusuknya 20 cm. Bila rapat massa aluminium tersebut 2700 kg/m3, tentukanlah:
a. Massa kubus
b. Berat jenis aluminium
(g = 10 m/s2)

Penyelesaian:
Dik:
r = 20 cm = 0,2 m = 2.10-1 maka V = r3 = (2.10-1)3 = 8 .10-3 m3
ρ= 2700 (kg/m3)
g = 10 m/s2
a. Massa kubus
maka

b. Berat jenis aluminium
= 2700 (10) = 27.000 N/m3

8) Siswa diminta memahami contoh soal dan mengajukan pertanyaan jika ada yang belum dipahami
9) Selanjutnya guru menjelaskan tentang elastisitas bahan dan memformulasikan kekuatan bahan (tegangan dan regangan) kedalam persamaan matematis.
10) Guru memberikan beberapa contoh soal kepada siswa untuk menghitung besarnya tegangan dan regangan.
Contoh soal 2:
Kawat yang luas penampangnya 2 cm2 ditarik dengan gaya 200 N. Besarnya tegangan kawat tersebut adalah?
Penyelesaian:
Dik:
A = 2 cm2 = 2.10-4 m2
F = 200 N
Maka

Contoh soal 3:
Sebuah batang baja yang panjangnya 30 mm ditarik oleh sebuah gaya sehingga panjangnya menjadi 50 mm. Berapakah regangan batang baja tersebut?
Penyelesaian:
Dik:

Maka

11) Siswa memahami contoh soal dan mengajukan pertanyan jika masih ada yang belum difahami
FASE 3: MEMBIMBING PELATIHAN
12) Guru memberikan latihan kepada siswa untuk menentukan dimensi massa jenis, berat jenis serta tegangan.
13) Perwakilan siswa diminta untuk menuliskan hasil pekerjaan latihan soal di papan tulis.
14) Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
FASE 4: MENGECEK PEMAHAMAN DAN MEMBERIKAN UMPAN BALIK
15) Guru mengecek ulang pemahaman siswa dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang sifat elastisitas baha, terangan, regangan serta perbedaan massa jenis dan berat jenis benda.

C. Kegiatan Penutup (15 menit)
FASE 5 : MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK PELATIHAN LANJUTAN DAN PENERAPAN
1) Guru bersama siswa membuat kesimpulan atau rangkuman hasil belajar.
2) Guru memberikan tugas rumah berupa soal uraian

10. Penilaian hasil Belajar
A. Tehnik Penilaian : Tes tertulis
B. Bentuk Instrumen : Tes essay
C. Contoh Instrumen :
1) Sebatang tembaga volumenya 15 cm3. Bila rapat massa tembaga tersebut 8,9 g/cm3, berapakah:
a. Massa batang tembaga
b. Berat jenis tembaga
(g = 10 m/s2)
2) Kawat yang luas penampangnya 2 cm2 ditarik dengan gaya 200 N. Besarnya tegangan kawat tersebut adalah?
3) Sebuah batang baja yang panjangnya 30 mm ditarik oleh sebuah gaya sehingga panjangnya menjadi 50 mm. Berapakah regangan batang baja tersebut?
D. Rubrik penskoran
1) Diketahui:
V = (15 cm)3 = 15(10-2)3 m3 = 15×10-6 m3
ρ = 8,9 (g/cm3) = (8,9 x 10-3)kg/10-6m3 = 8900 kg/m3
g = 10 m/s2
a. Massa kubus
maka
Skor 25

b. Berat jenis aluminium
= 8900 (10) = 89.000 N/m3 Skor 25

2) Diketahui:
A = 4 cm2 = 4.10-4 m2
F = 200 N
Maka
Skor 25

3) Diketahui:

Maka
Skor 25
11. Sumber Pembelajaran
a. Buku Fisika SMA untuk kelas X semester 1 dan 2 Armico halaman 213-216 dan 221-222.

Mengetahui,
Putussibau,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Faisal, S.Pd Sri widarti, S.Pd
NIP. 19700410 199512 1 001 NIP. 19880729 201001 2 010

About these ads
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: